Kisah Daun Sirsak dan Kanker Payudara


Untuk belanja madu murni, madu herbal, dan obat-obatan herbal alami lainnya,
silahkan klik http://berkhasiat.web.id/jualan/

Kisah Daun Sirsak dan Kanker Payudara bersumber dari majalah trubus.

Dari kisah ini semoga bisa diambil manfaatnya. Salah satu khasiat daun sirsak yang terkenal adalah untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit kanker. Bagaimana bisa?

khasiat daun sirsak kanker payudara
gambar: http://manfaatdaunsirsak.com/

Kandungan Daun Sirsak diantaranya adalah kaya akan senyawa acetogenins yang bersifat antikanker dan bekerja dengan menekan produksi adenosina trifosfat (ATP) di mitokondria. ATP ini adalah sumber energi bagi sel kanker. Sel abnormal itu memerlukan banyak energi karena pembelahan sel yang supercepat. Nah, jika produksi ditekan, apa efeknya? Sel kanker kehabisan energi dan tamatlah riwayatnya.

Istri dari Hendarlin, Tuti, meninggal setelah tujuh tahun berjuang melawan sel kanker payudara dan Hendarlin pun sudah menempuh berbagai macam pengobatan untuk mendatangkan kesembuhan untuk istrinya, tapi tetaplah takdir manusia itu sudah ditentukan jauh sebelum bumi dan langit diciptakan di dalam kitab (Lauhul Mahfuzh). Dan karena sifatnya ghaib, maka wajib bagi kita untuk mencapai takdir terbaik dan menghindari takdir terburuk, karena kita tidak tahu hakikat takdir kita dan kita wajib berusaha untuk mencapainya. Salah satunya adalah melakukan pengobatan sebagai sebab untuk meraih kesembuhan.

Setahun setelah kematian istrinya karena mengidap kanker payudara, kerabat Hendarlin ada yang positif mengalami kanker payudara, maka Hendarlin pun memberikan daun sirsak. Kondisi kesehatan kerabatnya terus membaik dan akhirnya sembuh dari kanker payudara dengan pengobatan herbal daun sirsak. Sejak itulah ia betul-betul percaya khasiat herbal, terutama khasiat daun sirsak sebagai antikanker.

Namun, di sisi lain, Hendarlin merasa menyesal karena ketidaktahuannya akan manfaat daun sirsak ini ketika istrinya mengidap kanker payudara. Penyesalan berkepanjangan itu karena Hendarlin merasa obat kanker ternyata murah harganya dan relatif mudah untuk mendapatkannya, hanya saja dia belum mengetahuinya saat itu.
Jual: Daun Sirsak Kering 40gr


Hiburan untuk Orang yang Tertimpa Musibah

Agar sakit itu berbuah kebahagiaan, bukan keluh kesah, hendaknya seorang muslim mengetahui janji-janji yang Allah berikan, baik dalam Al Quran maupun melalui lisan Rasul-Nya, Muhammad ﷺ.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

“Katakanlah (Muhammad), ‘Tidak akan menimpa kami kecuali apa yang telah Allah tetapkan untuk kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang beriman harus bertawakal.’” (QS. At Taubah: 51).

Juga firman-Nya,
“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.”
(QS Al Hadid: 22-23)

Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidaklah seorang muslim yang tertimpa gangguan berupa penyakit atau semacamnya, kecuali Allah akan menggugurkan bersama dengannya dosa-dosanya, sebagaimana pohon yang menggugurkan dedaunannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)


Dan akhirnya, sebagai dukungannya terhadap herbal, dia menanam tanaman sirsak Annona muricata di halaman depan dan belakang rumahnya. Pohonnya berjumlah sembilan dan tumbuh subur di pekarangan rumahnya, untuk keperluan sendiri, juga untuk kerabat dan tetangga yang membutuhkan manfaat daun sirsak sebagai tanaman herbal untuk kanker.

Pensiunan sebuah badan usaha milik negara itu menanam sirsak untuk mengobati kekecewaannya yang tak kunjung sirna. (Semoga beliau diberikan kesabaran, karena setiap manusia pasti diuji oleh Allah azza wa jalla).

Kini semakin banyak masyarakat memanfaatkan daun sirsak, karena banyaknya khasiat daun sirsak dan juga mudahnya untuk mendapatkan daun sirsak, selain harganya yang murah, dan yang terpenting adalah mujarab.

Cerita lain yang berhasil (Alhamdulillah) menyembuhkan penyakit kankernya:
Nelleke Sastromiharjo yang mengidap kanker otak, Titin Suprihatin (kanker payudara), Darma Adhi (kanker usus), dan Ng Tung Hauw (kanker pita suara) hanya beberapa pasien yang membuktikan khasiat daun sirsak.

Hal ini sebagaimana yang disabdakan Rasulullah ﷺ:

مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً

“Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan penawarnya.” (HR Bukhari).

Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah ﷺ, bahwasannya beliau bersabda,

لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءُ، فَإِذَا أُصِيْبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللهِ عَزَّ وَ جَلَّ

“Setiap penyakit ada obatnya. Apabila obat itu tepat untuk suatu penyakit, penyakit itu akan sembuh dengan seizin Allah ‘Azza wa Jalla.”

Kesimpulannya, setiap penyakit ada obatnya, jika ada yang mengatakan tidak ada obatnya, bukan berarti tidak ada secara hakikat, hanya saja dia belum mengetahuinya. Dan inilah keyakinan seorang muslim.

Karena dokter paling hebatpun tidak tahu semua khasiat tanaman yang tumbuh di muka bumi, maka tidak pantas baginya menyebut tidak ada obat bagi penyakit ini dan itu.

Sebagai negara megabiodiversitas, Indonesia memiliki 30.000 spesies tumbuhan, lebih dari 9.600 tumbuhan berkhasiat obat. Namun, yang sudah kita manfaatkan baru 350 tanaman obat.
Hadits ini berlaku untuk semua jenis penyakit, maka janganlah Anda menyerah, jangan percaya orang-orang yang mengatakan penyakit Anda tidak ada obatnya. Kalau dokter bilang tidak tahu bukan berarti tidak ada obatnya.


Berjuang Melawan Kanker Payudara dan Mastitis

Kemudian ada kisah Sri Mulati dengan perjuangannya mengobati kanker payudara dan mastitis dengan tanaman herbal.

Sejak 21 Juni 2009, Sri Mulati tidak bisa memberikan air susu untuk anak keduanya, Intan Kartika Lukita Hapsari yang baru berusia 2 bulan karena nyeri yang luar biasa di payudara kiri dan setelah dicek ke dokter ternyata positif mastitis alias radang kelenjar susu.
Akibat mastitis inilah Sri Mulati merasa sakit di payudara setelah menyusui anaknya.

Delapan tahun sebelumnya, pada tahun 2000 dia juga mengalami penyakit serupa, Sri menderita tumor payudara beberapa bulan setelah kelahiran anak pertama, Riananda pada 18 Agustus 2000. Waktu itu dia patuh pada saran dokter untuk operasi. Dan setelah operasi kanker payudara, dia khawatir punya anak lagi sehingga menunda kehamilan hingga 7 tahun. Dan sekarang ketika melahirkan anak kedua, dia pun mengalami apa yang selama ini dikhawatirkan.

Saat menyusui, sang ibu rentan terkena infeksi –antara lain Staphyllococcus aureus, pemicu mastitis- terutama bila area di sekitar puting tak higienis. Air susu yang “terjebak” di kelenjar susu membentuk kantong atau benjolan yang disebut galaktocele dan seiring berjalannya waktu, air susu dalam galaktocele itu akan membesar dan meradang, sehingga air susu berubah menjadi abses berisi nanah dan darah yang mengeras.
Dan pasti akan merasakan nyeri yang hebat di payudara bila sudah demikian keadannya. Bila sampai pecah, penyakit akan semakin parah, dan juga nanah dan darah yang tersisa akan membuat penyakit datang lagi.

Untuk membedakan apakah benjolan di payudara Anda akibat tumor payudara atau mastitis, diperlukan pemeriksaan secara mikroskopis. Dan dari hasil pemeriksaan mikroskopis pada tumor akan tampak kelainan berupa pertumbuhan sel yang berlebihan.

Pada penyakit mastitis, terdapat banyak sel darah putih di lokasi radang beserta banyaknya jaringan yang mati akibat berubah menjadi nanah. Dalam kasus Sri Mulati, kedua kasus itu muncul bersamaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan ultrasonografi, Mulati juga menderita tumor payudara. Maka untuk mengobati mastitis dan tumor payudara yang diderita Sri, dokter mengharuskannya untuk operasi, tapi ibu dari dua anak itu menolak saran dokter untuk menjalani operasi dan mencari alternatif lain.

Kapsul Sirsak Mengobati Mastitis dan Tumor Payudara

Pada diagnosis kedua ini (2009), Sri Mulati memiilih menggunakan herbal untuk mengatasi tumor payudara sekaligus mastitis. Perempuan 40 tahun itu kemudian menemui herbalis di Yogyakarta, Lina Mardiana. “Saat datang ke mari, kondisinya sangat lemah dan pucat. Payudaranya membengkak,” kata Lina.

Dari diagnosis yang diceritakan, Lina pun meresepkan ekstrak daun sirsak dalam bentuk kapsul. Mulati mengonsumsi dua kapsul daun sirsak tiga kali sehari. “Itu setara dengan 15 daun sirsak segar. Fungsinya untuk memulihkan kembali payudara yang mengeras, mengeringkan sel tumor, menyembuhkan peradangan di dalam tubuh, dan terutama untuk meningkatkan stamina pasien agar tubuh tidak lemah,” kata Lina Mardiana.

Selain ekstrak daun sirsak, Lina juga memberikan herbal pendamping seperti benalu teh, keladi tikus, dan rumput mutiara. Ketiga herbal itu dalam bentuk simplisia kering. Mulati merebus masing-masing 15 gram dalam 3 gelas air hingga mendidih. Air rebusan itu ia minum tiga kali sehari. Menurut Lina ketiga herbal itu berfungsi untuk mengecilkan bengkak. Lina juga memberikan masker payudara berbahan baku daun binahong dan legundi untuk menghaluskan kembali kulit payudara.

Inilah pentingnya konsumsi herbal dengan dukungan dan anjuran dari herbalis untuk penyakit kronis, walaupun banyak yang konsumsi herbal sesuai petunjuk label, namun disarankan untuk konsultasi ke herbalis untuk mendapatkan hasil pengobatan herbal yang maksimal.

Setelah disiplin konsumsi ekstrak daun sirsak, perlahan-lahan kondisinya Sri membaik. Rasa nyeri yang menyiksa itu perlahan berkurang intensitasnya dan hilang sama sekali setelah 5 bulan konsumsi herbal. Payudaranya tak lagi merah, keras, dan bengkak. Benjolan berupa tumor jinak pun sudah menghilang.
Sayangnya, Sri Mulati belum memeriksakan diri ke dokter setelah kondisi membaik. Ia baru akan memeriksakan diri pada awal Oktober 2011.

Ekstrak daun sirsak membantu Sri Mulati mengatasi tumor dan mastitis sekaligus. Riset Yu-Min Ko dan rekan dari Kaohsiung Medical University, Taiwan, pada 2011 menyebutkan pemberian annonacin –kelompok acetogenins dari keluarga Annonaceae seperti sirsak- ampuh menghambat pertumbuhan sel tumor pada uji praklinis. Annonacin mengurangi daya tahan sel kanker dan dan annonacin meningkatkan kematian sel pada 48 jam, juga mengurangi ukuran tumor.

Meski kondisi membaik, Sri Mulati tetap mengonsumsi ekstrak daun sirsak. (Tri Istianingsih)


Demikian Kisah Daun Sirsak dan Kanker Payudara.

Sumber:
http://www.trubus-online.co.id/daun-sirsak-memang-antikanker/
http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/dan-jika-aku-sakit-dialah-yang-menyembuhkanku.html
http://www.trubus-online.co.id/sirsak-menjaga-mahkota-tanpa-tumor/

Disclaimer

“Sesuai dengan syarat dan ketentuan layanan Google, mengacu pada fakta bahwa ada beberapa penyakit yang tidak dapat disembuhkan menurut pengobatan medis modern (contohnya, asam urat, diabetes, kanker, asma, alzheimer, autisme, stroke, parkinson, dan penyakit berat lainnya), maka kami tidak menjamin bahwa anda akan sembuh setelah mengkonsumsi herbal yang kami jual. Seluruh testimonial yang ada, adalah benar dan tanpa manipulasi. Namun bisa jadi herbal ini tidak memberikan efek yang persis sama pada anda. Kesembuhan hanya dari Allah, maka kami tidak mampu menjamin kesembuhan anda setelah mengkonsumsi herbal yang kami jual. Kami hanya dapat membantu anda untuk menemukan alternatif selain pengobatan modern. Terima kasih”

Comments

You may also like...

5 Responses

  1. enggar says:

    apakah dengan mengonsumsi kapsul sirsak bisa menghilangkan benjolan di payudara?? mohon pencerahannya

  2. wong says:

    Alhamdulillahh sebuah keajaiban istri saya sudahh Sembuhh ko
    Dokterr .benjolannyya dahh kecil sekaliii skarngg. Tp masih konsumsi daun sirsakk pagi hari
    Dan sblm tidurr dimalam hari1kapsull mastin extrat kulit manggiss. Doain ya?? ?

  3. vey says:

    Sy umur 29 thn..8 bulan yang lalu payudara sy ada benjolan besar dokter bilang tumor biasa dn tidak disarankan operasi selama 7 bulan sy minum rebusan daun sirsak satu hari bisa sampai 4 atw 6 gelas tapi benjolan semakin besar dn terus2an mengelurkan darah dari puting…sy takut periksa ke dokter apa sy sudah kanker

    • Febryan Paudi says:

      Kenapa harus 4-6 gelas per hari, asalkan takaran, cara rebus, dan kualitas daunnya bagus 1-2x sehari sudah cukup. Dan sebaiknya memang konsultasi ke ahli herbal agar penggunaan herbalnya tidak keliru.

      Sebaiknya langsung dicek ke dokter atau herbalis.

Leave a Reply