Daun Salam, Tanaman Obat Herbal untuk Diabetes


Untuk belanja madu murni, madu herbal, dan obat-obatan herbal alami lainnya,
silahkan klik http://berkhasiat.web.id/jualan/

Daun Salam, Tanaman Obat Herbal untuk Diabetes, artikel dari Trubus-Online [1].

Beli kapsul Daun Salam: http://berkhasiat.web.id/1338-kapsul-daun-salam-tazakka/
Beli kapsul Mahkota Dewa: http://berkhasiat.web.id/1472-jual-kapsul-mahkota-dewa/

Daun Salam, Tanaman Obat Herbal untuk Diabetes

Daun Salam Taklukkan Gula

Semua bermula saat Sri bermukim di Rusia. Selama 4 tahun sejak 1980 ia mendampingi suami yang bertugas sebagai perwakilan Angkatan Laut di negeri eks Uni Soviet itu. Sebagai istri dari pejabat angkatan laut, hampir setiap hari Sri menjamu dan menemani para tamu kedutaan. Tak pelak konsumsi makanan dan minuman manis setiap hari masuk ke tubuhnya. ‘Saya sering sekali minum sirup dan makan kue manis,’ kata Sri. Terlebih pola makan tidak sehat itu tidak diimbangi dengan olahraga. Pantas gula dan lemak mengendap ‘sempurna’ di tubuh Sri.

Setahun setelah pulang ke Indonesia, Sri mulai merasakan kondisi badan cepat lelah, lemas, mudah haus, dan gampang mengantuk. Bobot badannya turun 5 kg hanya dalam 3 bulan. Padahal ia tidur cukup dan tidak melakukan aktivitas berat.

Positif

Pada 1988 Sri melakukan pemeriksaan menyeluruh di sebuah rumahsakit di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Hasil pemeriksaan menunjukkan Sri positif mengidap kencing manis. Kadar gula darah saat puasa

360 mg/dl, sedangkan 2 jam setelah makan menjadi 380 mg/dl. Bandingkan dengan kadar gula darah normal pada orang sehat yang rata-rata kurang dari 100 mg/dl.

Dokter lantas meresepkan obat dengan kandungan Glipizide yang umum diberikan pada penderita diabetes. Dosis 3 kali sehari. Glipizide meningkatkan sekresi insulin oleh sel beta pankreas. Saat mengkonsumsi Glipizide, gula darah puasa Sri 180 mg/dl, sedangkan 2 jam setelah makan menjadi 200 mg/dl.

Dr Rajesh Kalwani SpPD, spesialis penyakit dalam di rumahsakit Pantai Indah Kapuk menjelaskan diabetes mellitus merupakan suatu penyakit metabolik dengan ciri peningkatan gula darah dari rentang kadar normal, disebut hiperglikemia. Itu terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Keluhan klise diabetes mellitus berupa penurunan bobot badan, lemah, kesemutan, mata kabur, serta disfungsi ereksi pada pria dan gatal pada kelamin perempuan.

Selama sepuluh tahun Sri bergantung pada Glipizide. Namun, karena kadar gula darah kerap turun naik, Glipizide diganti dengan obat berkandungan glibenclamide, diminum 2 kali sehari. Harga obat-obatan yang mahal tidak menjadi masalah asal sehat ia dapat. Hasilnya gula darah Sri saat puasa 110 mg/dl, sedangkan 2 jam setelah makan 120 mg/dl.

Obat alam

Pada Januari 2003 perempuan yang biasa mengecek kesehatannya pada konsultan kesehatan pribadi itu membaca sebuah surat kabar. Di dalamnya ada artikel tentang mahkotadewa dan daun salam untuk membantu proses perawatan penderita diabetes mellitus. ‘Kalau yang tradisional bisa menyembuhkan, kenapa tidak saya coba,’ kata Sri.

Pada Maret 2003 Sri mendatangi klinik herbal yang dipimpin Ning Harmanto di Jakarta yang menyediakan kapsul mahkotadewa dan daun salam. Sri mengkonsumsi masing-masing 3 kali sehari 2 tablet. ‘Daun salam dan mahkotadewa sama-sama berperan menurunkan kadar gula. Namun, daun salam mempunyai khasiat lain yaitu menyehatkan pencernaan dan lambung,’ kata Ning Harmanto.

Tiga bulan berselang Sri merasakan kondisi badannya lebih segar. Saat melakukan cek darah, kadar gula darah turun drastis menjadi 54 mg/dl saat puasa dan 60 mg/dl setelah makan. ‘Saya dimarahi dokter karena gula darah saya turun terlalu rendah. Dokter bertanya, saya minum obat apa?’ tuturnya. Untuk mendongkrak gula darah Sri dianjurkan rutin konsumsi teh manis 1 kali sehari. Bukan teh manis yang diminum, Sri malah makan eskrim.

Konsumsi kapsul salam dan mahkotadewa terus ia lanjutkan. Hanya saja takarannya dikurangi menjadi 3 kali sehari 1 kapsul. Dari hasil tes laboratorium pada April 2004 gula darah Sri saat puasa 91 mg/dl dan setelah makan 2 jam menjadi 110 mg/dl. Saat itulah dr Adnan Irianto, dokter pribadi keluarga, menyatakan gula darah Sri stabil. Ia pun terbebas dari cengkeraman diabetes mellitus. Kini di usia yang mendekati delapan puluh tahun, Sri sangat bugar dan segar.

Disclaimer: Hasil yang didapatkan mungkin berbeda-beda bagi setiap individu.

Bukti sahih

Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, periset di Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, membuktikan khasiat antidiabetes daun salam. Enam tikus diberi ekstrak etanol daun salam. Setelah satu jam, mereka diberi glukosa sebanyak 29 mg/kg bobot atau sama dengan 10% glukosa. Kadar kenaikan konsentrasi gula darah pada tikus diukur. Hasilnya, daun salam mampu menghambat kenaikan glukosa darah 52,97% pada ekstrak etanol. Sedangkan pada ekstrak air, daun salam menghambat kenaikan glukosa darah 41,78%.

Syzygium polyanthum itu kaya kandungan minyak asiri, sitral, eigenon, tannin, dan flavonoid. Ni Putu Maryati dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada mengatakan, ekstrak air daun salam memiliki efek hipoglikemik yang dapat menurunkan kadar gula darah. Itu berarti selain menghambat, daun salam juga efektif menurunkan gula darah penderita diabetes.

Pantas jika sinse Taufik Aliang dari klinik pengobatan Tai Sheng Ho Jakarta, meresepkan daun salam untuk mengobati kencingmanis. Sebanyak 7 – 15 daun salam segar direbus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring, diminum sekaligus di malam hari, lakukan setiap hari. Niscaya si manis takluk oleh keampuhan daun salam. (Imaniar Mellisa)

[1] http://www.trubus-online.co.id/daun-salam-taklukkan-gula/

Comments

You may also like...

1 Response

  1. dikatama says:

    Terimakasih informasinya sangat bermanfaat.

Leave a Reply