Khasiat Kulit Manggis


Untuk belanja madu murni, madu herbal, dan obat-obatan herbal alami lainnya,
silahkan klik http://berkhasiat.web.id/jualan/

Manggis, atau yang dijuluki sebagai Ratu Buah ini memiliki daging berwarna putih lagi lembut. Rasanya manis menyegarkan. Sisi luar kulitnya berwarna merah-ungu kehitam-hitaman. Dinding kulitnya, pun amatlah tebal. Kali ini kita tidak akan membahas penampilan atau daging buah yang demikian mempesona. Ya! Kali ini kita akan membahas sedikit mengenai kulit manggis yang banyak dikatakan menyimpan segudang khasiat. Untuk lebih jelasnya mengenai khasiat tersebut, langsung saja pada pembahasan yang kami kutip dari situs manfaatonline.com berikut.

  1. Sebagai Antioksidan yang baik

Antioksidan yang terkandung dalam kulit buah manggis didominasi oleh senyawa fenol yaituxanthone. Senyawa xanthone mempunyai kemampuan sebagai antioksidan, antibakteri, antifungi, antiinflamasi, bahkan dapat menjadi penghambat pertumbuhan bakteriMycobacterium tuberculosis. Beberapa tahun belakangan, banyak peneliti di dunia menguji efektivitas kulit manggis dalam menanggulangi penyakit kronis seperti kanker, kolesterol, dan juga sebagai antimikroba.

  1. Mampu menangkal radikal bebas

Pada kondisi tertentu, senyawa antioksidan yang diberikan mampu menangkal radikal bebas dan mampu mempertahankan sistem perlindungan tubuh melalui efek penghambat pembentukan radikal bebas akan mempercepat laju perbaikan kerusakan jaringan. Berdasarkan beberapa hasil penelitian dapat diketahui bahwa ekstrak kulit buah manggis memiliki kandungan total fenolik dan aktivitas antioksidan yang besar, dengan kandungan tertinggi pada ekstrak kulit manggis yang kering.

  1. Menyembuhkan Penyakit Kanker

Hingga saat ini, pengobatan kanker masih tidak memuaskan. Oleh karena itu, penelitian penemuan obat kanker masih gencar dilakukan. Salah satu tanaman obat yang menjadi objek kajian adalah kulit buah manggis. Ada beberapa penelitian yang berhasil mengisolasi beberapa senyawa xanton dan menguji efek sitotoksisitas pada sel kanker hati hasilnya menunjukkan aktivitas sitotoksisitas paling poten. Ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa ekstrak metanol kulit buah manggis menunjukkan aktivitas dalam menghambat proliferasi sel kanker payudara, dan menunjukkan aktivitas apoptosis (Suatu bentuk kematian sel yang diprogram dalam urutan kejadian yang mengarah pada penghapusan sel tanpa melepaskan zat berbahaya ke daerah sekitarnya). Selain itu, manggis ternyata juga dapat memperlambat pertumbuhan sel leukimia pada manusia.

  1. Mencegah Penyakit TBC

Selain memiliki beberapa aktivitas farmakologi seperti di atas, kulit buah manggis juga menunjukkan aktivitas antimikroorganisme. Suksamrarn bersama kelompoknya asal Thailand, melakukan penelitian potensi antituberkulosa dari senyawa xanton terprenilasi yang diisolasi dari kulit buah manggis, hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa alfa mangostin, gamma-mangostin, dan garsinon B dapat menghambat pertumbuhan bakteriMycobacterium tuberculosis.Jadi cukup dengan memakan langsung buah manggis atau dibuat jus dapat menghindarkan kita dari penyakit TBC.

  1. Mencegah dan mengurangi resiko terkena Alergi

Dalam reaksi alergi, komponen utama yang mengambil beran penting adalah sel mast, beserta mediator – mediator yang dilepaskannya yaitu histamin dan serotonin. Allergi disebabkan oleh respon imunitas terhadap suatu antigen ataupun alergen yang berinteraksi dengan limfosit B. Semua ekstrak kulit manggis menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap pelepasan histamin sehingga dapat mengurangi resiko terkena alergi. Berdasakan hal tersebut, maka buah manggis ini disebut juga sebagai antihistamin.

  1. Mencegah tubuh terkena penyakit Diabetes Melitus

Kandungan antioksidan (xanthone) ekstrak kulit manggis berperan penting pada penurunan kadar glukosa darah. Adapun pencegahan ini bekerja dengan sedikit-sedikit mengurangi kelebihan kadar gula pada darah kita sehingga lama – kelamaan gula darah di dalam tubuh kita akan kembali normal.

  1. Manfaat lainnya

Buah manggis ini mengandung alfa-mangostin yang memiliki aktivitas antioksidan dan penangkal radikal bebas. Berkaitan dengan fakta tersebut, alfa-mangostin mampu menghambat proses oksidasi lipoprotein densitas rendah (LDL) yang sangat berperan dalamaterosklerosis. Selain itu, ada juga hasil penelitian yang menunjukkan bahwa senyawa xanton mangostin dari kulit buah manggis mampu penghambat pertumbuhan jamur patogenik : Fusarium oxysporum vasinfectum, Alternaria tenuis, dan Dreschlera oryzae. Sementara itu, ada juga peneliti yang melakukan pengujian golongan xanton termasuk mangostin, pada Plasmodium falciparum. Hasil menunjukkan bahwa mangostin mempunyai efek antiplasmodial level menengah, sehingga buah manggis ini juga dapat menghambat penyakit malaria yang disebabkan oleh Plasmodium falciparum.

 

Ilustrasi : disehat.com


Lihat Pula :

Semoga bermanfaat..

Comments

You may also like...

Leave a Reply