Apa Kata Mario Teguh Tentang Merokok?


Untuk belanja madu murni, madu herbal, dan obat-obatan herbal alami lainnya,
silahkan klik http://berkhasiat.web.id/jualan/

Apa Kata Mario Teguh Tentang Merokok?


Gambar: http://wilhelmine.deviantart.com/art/Smoking-Kills-4-50117713

Di salah satu posting di fanpage Mario Teguh, ada pertanyaan mengenai merokok.

Maka, inilah pendapat Mario Teguh tentang merokok:

Om, apa aku harus berhenti merokok?
Kalau merokok itu baik, teruskan.
Mario Teguh – Loving you all as always

Dan disertai dengan gambar peringatan rokok yang membuat Anda penyakitan, bunuh diri perlahan, dan juga membahayakan orang-orang disekitar Anda yang terkena asap rokoknya.

merokok mematikan

Sumber: http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=10152068473199881&id=52472954880

Dari postingannya di twitter:
Berikut sebagian wejangan-wejangan Mario Teguh yang diposting Sabtu malam tentang wanita yang merokok, tidak layak dijadikan istri.

1. Pada akhirnya kita harus memilih wanita yang baik untuk istri, pria yang baik untuk suami, dan membangun keluarga yang baik.

2. Jodoh itu di tangan Tuhan. Akan lebih baik jika kita periksa apakah kita mempersulit orang yang ingin memperjodoh kita.

3. Wanita yang pantas untuk teman pesta, clubbing, begadang sampai pagi, chitcat yang snob, merokok dan kadang mabuk, tidak mungkin direncanakan jadi istri.

4. Hidup berbahagialah dengan istri anda yang baik, atau suami anda yang anggun. Tidak ada kebahagiaan selain kebaikan.

Sumber: http://inet.detik.com/read/2010/02/21/133752/1303739/398/sebut-wanita-perokok-tak-layak-dinikahi-mario-teguh-pamit-dari-twitter

Di Al-Qur’an AlKarim juga terdapat larangan untuk membahayakan diri sendiri:


وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ

“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” [Al-Baqarah/2 : 195]

Maknanya, janganlah kamu melakukan sebab yang menjadi kebinasaanmu.

Aspek pendalilan dari ayat tersebut adalah bahwa merokok termasuk perbuatan mencampakkan diri sendiri ke dalam kebinasaan.

dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berbunyi.

لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ

“Tidak boleh memulai memberi dampak buruk (mudhorot) pada orang lain, begitu pula membalasnya.” (HR. Ibnu Majah no. 2340, Ad Daruquthni 3/77, Al Baihaqi 6/69, Al Hakim 2/66. Kata Syaikh Al Albani hadits ini shahih).

Comments

You may also like...

Leave a Reply