Mengenal Lebih Dekat Vitamin K


Untuk belanja madu murni, madu herbal, dan obat-obatan herbal alami lainnya,
silahkan klik http://berkhasiat.web.id/jualan/

Sedikit atau banyak, kita sudah amat mengenal vitamin A, D, dan E. Bagaimana dengan vitamin K? Nampaknya vitamin yang satu ini masih sedikit asing yaa.. Sebenarnya apa itu vitamin K? Apa Manfaat dan dampak dari kandungannya? Seberapa besar urgensi terhadap vitamin ini? Berikut beberapa penjelasan dalam situs Mediskus.com terkait vitamin K.

Manfaat vitamin K

Berbeda dengan vitamin lainnya yang disarankan dikonsumsi secara rutin, vit. K tidaklah demikian. Namun bukan berarti vitamin K tidak memiliki tugas penting bagi tubuh kita. Manfaat vitamin K bagi tubuh antara lain:

  • Mengatasi penggumpalan darah
  • Mencegah pendarahan berlebih
  • Melindungi jantung
  • Membangun tulang
  • Meningkatkan sensitivitas insulin
  • Mencegah penyakit Alzheimer
  • Mencegah diabetes
  • Sumber antioksidan
  • Memperkuat imun
  • Meredakan nyeri haid

Beberapa orang bahkan menggunakan vitamin K2 untuk mengatasi osteoporosis yang dideritanya, namun untuk tujuan ini, masih terjadi perdebatan mengenai kebenarannya. Kondisi serupa juga berlaku untuk kegunaan vitamin K saat dikaitkan dengan kanker maupun mual pada ibu hamil (morning sickness).

Sumber vitamin K

Pada dasarnya vitamin K terbagi 3 yaitu K1, K2 dan K3 (buatan manusia). Untuk K1 bisa kita peroleh dari sayuran berdaun hijau seperti kale, bayam, asparagus, brokoli, peterseli, basil, kubis, seledri, sage, maupun sayuran lainnya jenis kacang-kacangan dan kedelai. Sementara K2 bisa didapatkan dari keju-kejuan, daging, telur, atau makanan hasil fermentasi.

Vitamin K memiliki sifat larut dalam lemak, oleh sebab itu sebaiknya dikonsumsi bersama makanan yang mengandung lemak untuk memudahkan proses penyerapannya..

Vit. K juga dapat diperoleh dari minyak zaitun, kurma, miso sup, daun bawang, timun, oregano, merica hitam, wortel, cengkeh, cabe, paprika, serta terong. Buah-buahan yang mengandung vitamin K antara lain kiwi, tomat, blueberry, anggur, alpukat, raspberry, pear, cranberry, plum, hingga strawberry. Oleh sebab itu, tak heran jika dokter menyarankan perempuan yang datang bulan untuk mengonsumsi buah strawberry agar haidnya lebih lancar dan bebas nyeri.

Efek Kekurangan Vitamin K

Walau tidak dikonsumsi dalam bentuk suplemen setiap harinya, namun tubuh tetap memerlukan asupan vit. K yang cukup melalui makanan. Orang dewasa memang jarang kekurangan vitamin K, namun bukan berarti hal itu tak mungkin terjadi. Anda beresiko mengalami defisiensi vitamin K bila mengalami beberapa kondisi berikut:

  • Menderita penyakit yang memengaruhi kemampuan saluran cerna dalam menyerap makanan seperti Crohn atau celiac.
  • Dalam pengobatan. Obat-obatan tertentu dapat menghambat penyerapan vit. K, katakanlah seperti antasid, antibiotik, aspirin, obat kanker, kolesterol, dan lain-lain.
  • Kurang gizi
  • Mengonsumsi alkohol berlebihan
  • Sakit liver (karena bisa menghambat penyimpanan vitamin dalam tubuh)
  • Bayi baru lahir

Bila Anda berada dalam kondisi di atas, maka disarankan untuk mengonsumsi suplemen. Jangan biarkan tubuh kekurangan atau defisiensi. Jika seseorang kekurangan, maka pendarahan bisa terjadi, khususnya pada bayi baru lahir. Oleh sebab itu, tak heran bila bayi baru lahir kerap diberi injeksi vitamin K segera setelah lahir.

Lantas berapa banyakkah kadar vitamin K yang dibutuhkan tubuh setiap harinya?

 

Kelompok Usia


Kebutuhan Bayi  0-6 bulan                                 2 mcg


Bayi  7-12 bulan                                                 2.5 mcg


Anak 1-3 tahun                                                   30 mcg


Anak 4-8 tahun                                                     5 mcg


Anak 9-13 tahun                                                 60 mcg


Remaja 14-18 tahun                                            75 mcg


Wanita di atas 19 tahun                                      90 mcg


Pria dewasa                                                        120 mcg


Ibu hamil dan menyusui                              75-90 mcg


 

Apa yang Terjadi Bila Tubuh Kelebihan Vitamin K?

Walau tak ada efek merugikan dari vit. K namun tak berarti konsumsinya boleh berlebihan, apalagi jenis K3. Konsumsi vitamin K3 berlebihan bisa memicu munculnya berbagai gangguan berikut:

  • Kesemutan hingga mati rasa
  • Kerusakan sel tubuh (karena oksidasi)
  • Kanker
  • Merosotnya fungsi dan aktivitas tubuh
  • Nafsu makan berkurang
  • Sesak nafas
  • Gangguan emosional seperti cemas, gampang marah atau tersinggung
  • Organ hati atau wajah jadi bengkak
  • Otot kaku
  • Pingsan
  • Susah menelan
  • Muncul keringat berlebih
  • Kulit menjadi kemerana
  • Sakit kepala karena tekanan darah turun
  • Melemahnya detak jantung

Oleh sebab itu, jika sudah mendapat asupan dari makanan, maka Anda tak perlu menambah kadarnya melalui suplemen (kecuali atas saran dokter). Demikianlah ulasan singkat mengenai vitamin K, semoga bermanfaat bagi kita semua.

 

Ilustrasi : media.mercola.com


Lihat pula :

Comments

You may also like...

Leave a Reply