Mengkudu Atasi Hipertensi


Untuk belanja madu murni, madu herbal, dan obat-obatan herbal alami lainnya,
silahkan klik http://berkhasiat.web.id/jualan/

Mengkudu, biasa disebut pula pace, noni. Buah ini memiliki keunikan tersendiri. Pada umumnya, buah-buahan akan mengeluarkan aroma harum nan menyegarkan. Namun, tidak demikian untuk si noni. Buah mengkudu justru dikenal dengan baunya yang menyengat dan khas. Kulitnya berwarna hijau yang teramat muda dan terang bening seiring menuanya usia buah. Apabila diperhatikan, kulit mengkudu dipenuhi bintik-bintik serupa mata nanas. Buah berukuran sekepalan tangan ini akan lebih terasa menyengat ketika telah terbuka bagian daging buahnya. Dengan tekstur dagingnya yang putih dan lembut, buah mengkudu menyimpan cukup banyak kandungan air. Maka tidak heran apabila buah ini terkesan lembek. Keadaan yang demikian ini menjadikan buah mengkudu lebih mudah untuk diolah, sebagai jus harian misalnya.

Di masyarakat, buah mengkudu terkenal sebagai salah satu pengobatan darah tinggi atau hipertensi. Praktek pengobatan ini pun sepertinya sudah banyak dilakukan masyarakat luas. Melihat dari kandungannya, tidak heran apabila buah mengkudu menjadi primadona dalam pengobatan hipertensi. Hal ini mungkin disebabkan karena adanya kandungan senyawa skopoletin pada mengkudu. Sebagaimana dijelaskan dalam analisispangan.com, skopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan, dan melancarkan peredaran darah. Dengan demikian, jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah. Skopoletin yang terdapat pada buah mengkudu dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceutical (makanan yang berfungi untuk pengobatan) lain untuk mengatur tekanan darah tinggi menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal.

Merujuk pada penjelasan tersebut, maka terjawablah mengapa mengkudu cukup menjadi primadona dalam mengatasi hipertensi. Ternyata memang ada kandungan pendukung yang tersimpan di dalamnya. Namun, meskipun demikian, pemanfatan mengkudu tetap tidak bisa secara berlebihan. Untuk lebih amannya, berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu. Hal ini amat diperlukan, terlebih apabila anda tengah mengkonsumsi obat penurun darah tinggi, atau memiliki permasalahan kesehatan yang lain. Anda tidak disarankan pula untuk mengkonsumsi buah mengkudu ini ketika hamil ataupun menyusui. Kabarnya, zat aktif yang terkandung di dalam mengkudu dapat membahayakan janin ataupun bayi.

 

Ilustrasi : mengkudu.org


Lihat pula :

Semoga bermanfaat..

Comments

You may also like...

Leave a Reply