(Video) Gagal Salto ala Klose, Pemain Sepakbola India Tewas


Untuk belanja madu murni, madu herbal, dan obat-obatan herbal alami lainnya,
silahkan klik http://berkhasiat.web.id/jualan/

Berikut ini adalah video ketika salah seorang pemain sepakbola dari India yang gagal Salto ala Klose dan mengantarkan kepada kematian.

video gagal salto
Gambar: dakwatuna.com

New Delhi – Ini alasan banyak pelatih mewanti-wanti pemainnya supaya tidak melakukan perayaan gol yang berpotensi berbahaya. Seorang pemain di India tewas karena itu.

Pemain bernama Peter Biaksangzuala dilaporkan meninggal dunia pada hari Minggu (19/10) lalu, setelah dirawat selama lima hari di rumah sakit, menyusul kecelakaan yang dialaminya di lapangan saat pertandingan.

Bermain untuk klub Bethlehem Vengthlang FC di sebuah kompetisi regional Liga India berlabel Mizoram Premier League, Biaksangzuala membuat gol di menit 62, namun beberapa detik kemudian langsung kolaps.

Seusai menjebol gawang lawan, ia melakukan akrobat salto — seperti salah satu ciri khas penyerang top Jerman, Miroslav Klose. Tak cuma sekali, ia bahkan bersalto dua kali. Sialnya, di kali kedua kepalanya yang mendarat lebih dulu.

Rekan-rekannya semula menyambut dia karena golnya. Namun mereka kemudian menyadari Biaksangzuala sudah cedera. Ia lalu ditandu ke luar lapangan dengan dipasangkan penyangga di leher, dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Aizawl.

Pemain berusia 23 tahun itu lalu dirawat di ICU karena saraf tulang belakangnya banyak yang rusak. Ia menjalani operasi pada tulang belakang yang cedera namun lima hari kemudian pada Ahad (19/10) nyawanya melayang.

Dalam laman Facebook resminya, Liga Primer Mizoram mengumumkan kepergian Biaksangzuala. “Ini jadi hari yang menyedihkan bagi sepak bola Mizoram. Kematian pesepakbola ini mengejutkan rekan-rekan satu timnya, sesama pesepakbola, dan seluruh fans di Mizoram,” bunyi pernyataan itu dikutip Eurosport, Senin (20/10).

Biaksangzuala dipuji sebagai pemain agresif yang selalu bekerja keras. Seperti gelandang bertahan pada umumnya, dia dinilai pintar dalam membaca permainan, meredam serangan, dan melindungi pertahanannya.
“Klub Peter, Bethlehem Vengthlang FC akan mempensiunkan seragam nomor 21 miliknya,” masih menurut pernyataan resmi tersebut.

Pelatih Bethlehem Vengthlang, Danny Lalduhawma menambahkan bahwa Biaksangzuala adalah pemain yang bertingkah laku baik. “Dia selalu mempertahankan disiplin di dalam dan luar lapangan. Saya kira tak banyak orang seperti dia,” kata Lalduhwma.

Sumber : Detik

Lihat video gagal salto lainnya.

Comments

You may also like...

Leave a Reply