Manfaat Lemon untuk Mengatasi Kanker


Untuk belanja madu murni, madu herbal, dan obat-obatan herbal alami lainnya,
silahkan klik http://berkhasiat.web.id/jualan/

Lemon, sebagaimana diketahui, keluarga jeruk ini merupakan sumber vitamin C yang baik bagi tubuh. Bukan hanya baik bagi tubuh. Bahkan, vitamin C amat baik untuk mengatasi permasalahan kanker. Sebagaimana dijelaskan faktakanker.com, lemon memiliki khasiat,

1. Mencegah Kanker

Lemon memiliki kandungan vitamin C yang sangat bermanfaat untuk mencegah sel kanker. senyawa flavonoid yang terdapat dalam lemon. Selain itu flavonoid juga berfungsi untuk membantu perbaikan fungsi DNA. Zat tersebut akan mengurangi efek buruk yang mengakibatkan kerusakan sel DNA ( yang menjadi penyebab utama kanker ). Konsumsi lemon secara rutin akan melindungi sel-sel normal sehingga dapat terhindar dari risiko penyakit kanker.

2. Membunuh Sel Kanker

Membunuh sel kanker adalah tugas yang dilakukan asam folat yang terdapat dalam buah lemon. Beberapa studi membuktikan bahwa asam folat sebagai anti kanker dapat mengurangi kondisi perkembangan sel kanker dan membunuh sel-sel penyebab kanker.

3. Meningkatkan Imun

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh setiap orang pasti berbeda. Pada pasien kanker sistem imun yang dimiliki pasti akan melemah sebagai akibat dari penyakit yang sedang diderita serta beberapa efek kemoterapi yang dilakukan. Kandungan zat dalam lemon dapat bermanfaat untuk menjaga sistem imunitas. Selain itu, senyawa yang terkandung dalam lemon mampu menghancurkan racun dalam tubuh, mencegah virus flu, dan mengontrol tekanan darah.

4. Menekan Pertumbuhan Sel Kanker

Lemon mengandung limonin yang berguna untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. limonin mempunyai kemampuan sebagai anti tumor, pereda nyeri dan sedikit mengeluarkan efek hinnotis sehingga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker untuk sementara waktu. Kandungan limonin bahkan diteliti lebih baik 10.000 kali lipat dibanding pengobatan kemoterapi menggunakan adriamycin. Adriamycin adalah obat terapi yang berfungsi untuk memperlambat tumbuhnya sel kanker. Penelitian membuktikan kandungan zat dalam lemon baik vitamin C, maupun limonin dapat membunuh sel kanker tanpa merusak sel-sel tubuh yang masih sehat.

5. Menghancurkan Sel Karsinogenik

Senyawa yang terkandung dalam buah lemon diyakini dapat menghancurkan sel karsinogenik pada lebih dari sepuluh jenis kanker. Bahkan beberapa ahli menegaskan efek yang ditimbulkan dari pengobatan kanker yang lainnya jauh lebih sedikit apabila dibandingkan dengan pengobatan menggunakan lemon.

6. Mencegah Parasit Kanker Bekerja

Sel kanker diketahui dapat dengan cepat mneyebar ke seluruh tubuh, bahkan bisa dengan cepat menyerang organ lain dalam tubuh. Hal ini dapat diminimalkan dengan cara mengonsumsi lemon. Semakin rutin konsumsi lemon, parasit kanker yang berkembang akan semakin tertekan dan memengaruhi masa penyebaran kanker tersebut.

7. Melindungi Sel Normal

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli membuktikan bahwa lemon yang mengandung flavonoid dapat membantu mengurangi risiko rusaknya sel-sel normal dalam tubuh. Kandungan dalam lemon hanya bekerja pada sel kanker yang sudah menyebar dan menyerang organ tubuh sehingga tidak berpengaruh pada sel yang sehat.

8. Mengurangi Efek Kemoterapi

Dengan mengonsumsi air lemon secara rutin bagi pasien yang sedang menjalani kemoterapi atau radioterapi, akan sangant bermanfaat. Pasalnya, efek samping yang ditimbulkan seperti rambut yang rontok serta nafsu makan berkurang dapat ditekan. Kandungan vitamin C dalam lemon akan menekan saraf yang menyebabkan perubahan fisik pada pasien usai menjalani kemoterapi. Selain itu vitamin C juga bermanfaat sebagai penambah nafsu makan agar kondisi pasien tidak lemas.

Mengkonsumsi air lemon secara rutin akan membantu pasien kanker lebih memiliki energi yang bermanfaat dalam proses pengobatannya. Secara umum lemon dapat dikonsumsi dengan meminum air perasan lemon dengan air mineral secukupnya. Bagi pemula akan merasakan belum terbiasa. Namun, secara bertahap konsumsi air perasan lemon dapat juga meningkatkan nafsu makan sehingga memperbaiki kesehatan tubuh serta mengurangi risiko penyakit lainnya yang kemungkinan menyerang disaat kondisi pasien tidak stabil.

 

Ilustrasi : organicfacts.net


Lihat pula :

Semoga bermanfaat..

Comments

You may also like...

Leave a Reply