Kacang Merah : Bermanfaat, Tapi Juga Beracun


Untuk belanja madu murni, madu herbal, dan obat-obatan herbal alami lainnya,
silahkan klik http://berkhasiat.web.id/jualan/

Di Indonesia kita mengenal beragam jenis kacang-kacangan. Mulai dari kacang tanah, kacang hijau, kedelai, mede, pistachio, almond, hingga kacang merah. Beragam kacang-kacangan tersebut biasa dimanfaatkan dalam pembuatan aneka sajian kuliner, mulai dari sayur, kudapan, hingga beragam jenis minuman. Kacang merah misalnya.
Sebagaimana kedelai yang biasa diolah ke dalam bentuk minuman (susu kedelai), kacang merah juga cukup populer dalam olahan minumannya. Selain itu, kacang merah juga biasa digunakan dalam beragam olahan makanan seperti kue dan selainnya. Tidak heran, kandungan gizi dan manfaat kacang merah pun amat baik. Namun, banyaknya kandungan dan manfaat yang baik tersebut bukanlah jaminan bila kacang merah aman untuk dikonsumsi tanpa prosedur khusus.Selain gizi yang bermanfaat untuk kesehatan, kacang merah menyimpan pula suatu racun alami yang disebut dengan fitohemaglutinin (phytohaemagglutinin). Karena kandungan racun ini, kacang merah tidak disarankan dikonsumsi dalam keadaan mentah. Diperlukan pemasakan yang baik untuk menurunkan kadar racun dalam kacang. Kabarnya, pemasakan kacang yang kurang sempurna justru dapat meningkatkan toksisitas, sehingga lebih beracun bila dibandingkan dalam keadaan mentah. Keracunan ini, dijelaskan dalam pom.go.id akan menimbulkan gejala mual, muntah, dan nyeri perut yang diikuti oleh diare

Meski demikian, anda tidak perlu khawatir. Ada beberapa langkah pengolahan yang dapat dilakukan guna mengurangi racun kacang merah. Dengan demikian, anda tetap dapat mengambil manfaat dari si merah ini. Berikut beberapa langkah tersebut.

Dikabarkan pom.go.id, untuk mengurangi kemungkinan terjadinya keracunan akibat konsumsi kacang merah, sebaiknya kacang merah mentah direndam dalam air bersih selama minimal 5 jam, air rendamannya dibuang, lalu direbus dalam air bersih sampai mendidih selama 10 menit, lalu didiamkan selama 45-60 menit sampai teksturnya lembut.

Adapun menurut mitrakeluarga.com, untuk mengurangi kadar toksin dalam kacang merah, tipsnya,

Sehabis kacang merah direndam, buanglah air rendamannya, rebus dengan air yang banyak dalam panci berpenutup selama 2-3 menit, lalu biarkan selama 2 jam. Buang air rebusan tersebut, tambahkan air baru pada suhu kamar hingga kacang merah benar-benar terendam. Sesudah dua jam, buang kembali air itu dan tambahkan lebih banyak air dan biarkan terendam semalam sebelum benar-benar akan dimasak.

Itulah di antara tips untuk mengolah kacang merah dengan aman. Tidak perlu takut yaa. Meskipun mengandung racun alami, ternyata kadar racun tersebut dapat diminimalisir dengan metode pengolahan yang benar.

 

Ilustrasi : resepkoki.id


Lihat pula :

Semoga bermanfaat..

Comments

You may also like...

Leave a Reply