Manfaat Madu untuk Ibu Hamil


Untuk belanja madu murni, madu herbal, dan obat-obatan herbal alami lainnya,
silahkan klik http://berkhasiat.web.id/jualan/

Madu dikenal dengan beragam manfaat untuk kesehatan. Selain dapat mengatasi beragam penyakit, madu ternyata juga menyimpan banyak manfaat untuk ibu hamil. Berikut ulasan deherba.com mengenai manfaat madu untuk ibu hamil.

1. Sebagai sumber kalori

Madu memiliki rasa manis yang berasal dari sukrosa, sejenis bentuk gula yang sifatnya lebih aman ketimbang glukosa. Di dalamnya juga terdapat karbohidrat kompleks, vitamin B kompleks, dan zat besi yang akan memenuhi kebutuhan ibu hamil akan kalori.

Sukrosa bisa menjadi pilihan sumber energi yang lebih sehat, vitamin B kompleks merupakan stimulan penting bagi sel dalam menjalankan metabolisme, sementarazat besi akan menghantarkan oksigen dan nutrisi menuju sel dengan memadai.

2. Membantu mennguatkan kehamilan

Pada kehamilan terdapat 6 peran hormon yang menentukan kesehatan kandungan dan janin. Dua di antaranya adalah hormon HCG dan HPL, dua jenis hormon yang berperan besar membantu menjaga perlekatan telur pada dinding rahim, menjaga kondisi endometrium pada dinding rahim, serta membantu proses perkembangan telur menjadi matang, termasuk dengan memastikan suplai nutrisi dari ibu menuju janin.

Dan dalam madu terdapat beberapa senyawa penting yang membantu mendorong produksi kedua hormon ini. Sangat baik untuk membantu menjaga kekokohan keberadaan janin dalam kandungan dan menjaga perkembanganan janin sampai siap dilahirkan. Madu akan membantu mencegah kegagalan kehamilan, cacat janin, dan keguguran.

3. Meningkatkan imunitas Ibu

Sejak dahulu diketahui mengasup madu 2 sendok makan sehari akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Ini karena madu mengandung sejumlah amunisi penting yang membantu meningkatkan imunitas tubuh.

Sebut saja vitamin C, zat besi, vitamin B dan beberapa senyawa penting dengan sifat anti bakteri dan anti virus yang akan memperkuat benteng pertahanan tubuh. Dengan rutin mengonsumsi madu, seorang ibu hamil akan lebih kebal terhadap serangan flu, diare, dan lain sebagainya.

4. Membantu mengurangi rasa mual dan perut panas

Ibu hamil memiliki masalah dengan kondisi hormonal mereka. Hormon HCG yang meningkat pada ibu hamil di semester awal mendorong munculnya rasa mual dan efek perut yang kerap terasa sebah dan kembung. Kadang pada mereka yang pada dasarnya sudah mengalami keluhan lambung, akan kerap mengalami keluhan perut yang terasa panas seperti terbakar.

Ditambah dengan pergesekan yang terjadi karena rongga lambung mengecil akibat dinding lambung yang terdesak oleh pembesaran rongga perut maka kondisi ini bisa menjadi semakin buruk.

Madu mengandung vitamin B dan memberi stimulan relaks yang membantu mengendalikan kondisi hipotalamus pada otak. Ini membuat titik keseimbangan otak terjaga dan mengendalikan efek rasa mual. Madu juga memiliki sifat anti inflamasi dan astringent yang baik untuk perut yang terasa panas karena iritasi lambung.

5. Membantu mengurangi stress dan insomnia

Dalam madu ditemukan senyawa unik bernama tryptophan yang bekerja memicu tubuh memproduksi hormon serotonin. Hormon ini akan berfungsi untuk memberi efek menenangkan, nyaman, ceria, dan relaks. Hormon ini juga bekerja membantu ibu hamil untuk lebih mudah tidur nyenyak.

Pada beberapa ibu hamil, hormon ini memicu hormon kortisol yang memicu efek lapar, sehingga membantu memperbaiki nafsu. Ini akan membantu para ibu yang labil secara psikologis pada masa kehamilan, sehingga cenderung lebih murung, pemarah, dan sedih. Juga membantu memperbaiki pola tidur dan pola makan mereka.

6. Membantu mencegah masalah kram dan pembengkakan kaki

Beberapa ibu mengeluhkan masalah kaki yang bengkak dan kondisi kaki yang mudah kram begitu menginjak masa kehamilan trimester ketiga. Ini adalah efek dari ukuran perut yang membesar dan mulai menyebabkan sirkulasi darah dan cairan ke arah kaki tidak berjalan dengan lancar.

Kandungan vitamin B, kalium, natrium, dan magnesium pada madu sangat membantu mengatasi kondisi ini. Madu bekerja dengan membantu mengembalikan kondisi sirkulasi darah dan cairan dalam tubuh.

7. Membantu mencegah hipertensi

Salah satu cara alami untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan mengasup lebih banyak makanan dengan kadar kalium tinggi. Dan madu memiliki cukup kalium, dilengkapi dengan fosfor dan magnesiumyang memiliki kemampuan mengembalikan dan menjaga kekentalan darah, serta mengendalikan kadar garam dalam darah.

Tekanan darah biasanya terjadi ketika sirkulasi darah terlalu lancar karena kadar air dalam darah yang terlalu tinggi. Dengan mengendalikan kadar alkali dan kadar garam dalam darah, beberapa kelebihan air dalam darah akan dilepas sehingga tekanan darah bisa kembali normal.

 


Lihat pula :

Semoga bermanfaat..

Comments

You may also like...

Leave a Reply