Bahan Alam untuk Mengatasi Rematik


Untuk belanja madu murni, madu herbal, dan obat-obatan herbal alami lainnya,
silahkan klik http://berkhasiat.web.id/jualan/

Rematik merupakan salah satu permasalahan yang dapat menyerang bagian-bagian sendi. Bukan hanya menimbulkan nyeri, gangguan yang demikian ini mungkin akan menghambat aktivitas akibat adanya permasalahan pada sendi. Untuk mengatasi rematik ini, anda dapat memanfaatkan beragam bahan alam sebagai obat. Sebagaimana dijelaskan satujam.com, berikut ini beberapa bahan alam yang dapat dimanfaatkan dalam pengobatan rematik.

Jeruk Nipis

Jeruk nipis (citrus aurantiom) kaya akan vitamin C dan kalsium. Kandungan ini sangat bermanfaat untuk meluruhkan lemak jahat yang berlebih di dalam tubuh, sehingga persendian kembali bekerja dengan normal.

Cara memakainya sangat mudah, cukup siapkan segelas air putih dan satu buah jeruk nipis yang sudah dibelah menjadi dua. Kemudian peras jeruk nipis ke dalam air putih dan aduk hingga merata. Minumlah air jeruk nipis ini setiap pagi sebelum sarapan. Resep ini sudah kami buktikan sendiri ampuh untuk mengobati rematik.

Daun Pepaya Muda

Pepaya dan daunnya disebut-sebut termasuk tanaman obat yang bisa mengobati berbagai macam penyakit. Hal ini dikarenakan pepaya dan daunnya kaya akan protein, karbohidrat, kalsium, vitamin A, vitamin B1 dan vitamin C. Kandungan-kandungan tadi sangat baik untuk mengatasi penyakit-penyakit seperti ambeien dan rematik.

Penggunaan daun pepaya untuk pereda rematik adalah sebagai berikut:

Siapkan 200 gram daun pepaya muda yang sudah dicuci bersih. Daun pepaya muda tersebut kemudian direbus agar teksturnya semakin lembek, apabila sudah lembek, kamu bisa menghaluskannya dengan menggunakan blender dan ditambah dengan air kira-kira 1 gelas. Jus daun pepaya ini dapat dikonsumsi setiap pagi atau malam.

Jambu Biji

Tidak diragukan lagi bahwa jambu biji merupakan buah yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Seperti buah-buahan sehat lainnya, jambu biji dikenal memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi yang tentu saja sangat baik sebagai antioksidan bagi tubuh.

Kandungan seratnya yang cukup tinggi juga dapat berfungsi sebagai pengikat kolesterol-kolesterol berlebih dan membantu melancarkan pencernaan.

Menggunakan jambu biji sebagai obat rematik bisa dipakai dalam dua bentuk. Pertama, dimakan langsung dan yang kedua diolah ke dalam bentuk jus. Kedua-duanya dianjurkan untuk dikonsumsi pada pagi hari sebagai pengganti sarapan, sedangkan sarapannya dirubah menjadi saat matahari sudah agak naik, sekitar pukul 9 pagi.

Alpukat

Buah alpukat mengandung lemak tidak jenuh hingga 30 kali lebih banyak dari buah lainnya yang mampu menghasilkan energi yang cukup tinggi. Lemak tidak jenuh juga berguna membantu menurunkan serum kolesterol jenuh.

Sedangkan kandungan karbohidrat, gula dan seratnya termasuk rendah sehingga baik bagi kamu yang mempunyai masalah dengan gangguan gula darah. Buah alpukat juga kaya akan kandungan mineral dan kalsium. Sedangkan vitamin yang terkandung dalam buah alpukat adalah vitamin E dan B.

Cukup menjadikannya sebagai jus dan diminum sehari sekali selama beberapa pekan, kamu akan merasakan khasiatnya.

Jeruk Lemon

Jeruk yang berbentuk lonjong ini tidak jauh berbeda dari jeruk-jeruk lainnya, yaitu kandungan vitamin C yang sangat banyak di dalamnya. Jeruk lemon yang paling baik digunakan sebagai pereda nyeri akibat rematik adalah yang berwarna kuning. Karena di dalamnya terdapat kandungan-kandungan yang dapat berfungsi sebagai antioksidan.

Cara mengonsumsinya sama seperti jeruk nipis yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Mengonsumsi Buah-buahan

Selain dengan mengonsumsi obat herbal di atas, kamu juga harus mengonsumsi buah-buahan agar membantu proses detoksifikasi lebih efektif. Hampir seluruh jenis buah-buahan dapat digunakan sebagai pendamping obat alami di atas, sehingga kamu tidak perlu repot untuk mencari buah pilihan dan bisa memakan buah-buah kesukaanmu.

Apabila penyakit rematiknya sudah sembuh, tetap jaga kebiasaan mengonsumsi buah-buahan di pagi hari agar badan tetap terjaga dan membantu aktifitas harian lebih enerjik.

 

Ilustrasi : thumbs.dreamstime.com


Lihat pula :

Semoga bermanfaat..

Comments

You may also like...

Leave a Reply