Manfaat Pisang untuk Kesehatan Pencernaan


Untuk belanja madu murni, madu herbal, dan obat-obatan herbal alami lainnya,
silahkan klik http://berkhasiat.web.id/jualan/

Pisang. Selain kulitnya berwarna kuning, buah yang satu ini dikenal pula dengan kelembutan tekstur daging buahnya. Dengan kelembutan tekstur ini, buah pisang menjadi buah yang mudah dikonsumsi semua kalangan usia.

Bukan hanya itu, buah bertekstur lembut ini ternyata bersahabat pula dengan pencernaan. Kandungan di dalamnya menyimpan beragam manfaat untuk pencernaan. Dikutip dari manfaatbuah-daun.blogspot.com, berikut ini beberapa manfaat pisang untuk kesehatan pencernaan.

1. Mengobati sakit maag

Pisang mampu menetralkan cairan asam lambung, untuk mengurangi iritasi akibat maag dengan melapisi permukaan lambung secara unik. Hal ini menjadikan buah pisang sebagai buah yang aman dikonsumsi penderita maag.

2. Melancarkan buang air besar

Buah pisang bermanfaat dalam mengembalikan kelancaran pembuangan sisa tubuh. Bagi anda anda yang sering mengalami kesulitan buang air besar, cukup dengan mengkonsumsi pisang yang kaya akan serat maka buang air besar anda lancar.

3. Memperlancar sistem pencernaan

Manfaat buah pisang yang ketiga dengan rutin mengkonsumsi buah pisang membantu sistem pencernaan. Sehingga nutrisi dan makanan yang dikonsumsi dapat diserap tubuh secara optimal.

4. Mengobati diare dan mencegah dehidrasi

Pisang dapat mengurangi rasa tidak nyaman akibat diare atau konstipasi (susah buang air besar). Kandungan kalium tinggi yang terdapat pada buah pisang mampu mengisi kembali cairan elektrolit dalam tubuh yang sangat mudah habis saat terkena diare, serta mencegah dehidrasi.

5. Mencegah sembelit

Manfaat buah pisang dalam hal kesehatan pencernaan lainnya yaitu mampu mencegah sembelit sebagai gejala awal konstipasi. Kandungan pektin dan kandungan serat pada buah pisang mampu mempertahankan gerakan usus tetap teratur sehingga sistem perncernaan berjalan normal. Rutin mengkonsumsi pisang dapat membantu untuk mengurangi risiko terkena kanker lambung.

 

Ilustrasi : sciencedaily.com


Lihat pula :

Semoga bermanfaat..

Comments

You may also like...

Leave a Reply